Respons Mendikti Saintek usai Didemo Pegawai karena Dituding Semena-Mena 

Ervan David
Achmad Al Fiqri
Mendikti Saintek Satryo Soemantri Brodjonegoro menanggapi aksi demonstrasi pegawainya.(Foto: iNews)

BANDUNG, iNews.id - Menteri Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi (Mendikti Saintek) Satryo Soemantri Brodjonegoro menanggapi aksi demonstrasi pegawainya.

Satryo didemo karena diduga melakukan kekerasan dan pemecatan sepihak terhadap pegawainya.

Menanggapi hal tersebut, Satryo menilai tuduhan para pegawainya tersebut tidak benar. 

“Demo itu terkait dengan adanya mutasi besar-besaran di kementerian karena pecahnya tiga bagian. Sehingga harus hemat dengan anggaran pemerintah. Karena itu, kita harus mutasi cukup besar. Itu (demo) karena ada pihak-pihak yang tidak suka dengan mutasi,” kata Satryo di Bandung, Senin (20/1/2025). 

Menurut dia, saat ini Kemendikti Saintek terbagi menjadi tiga bagian sehingga harus ada rotasi pegawai. Namun, hal itu ditolak para pegawai hingga menimbulkan gejolak.

“Pemecahan tiga bagian menteri di dalam mendikristek ini sesuai dengan instruksi presiden untuk menghemat anggaran pemerintah,” ujarnya.

Dia juga membantah adanya kekerasan seperti penamparan kepada pegawai seperti yang dituduhkan selama ini. “Ya, itu (penamparan) tidak benar,” ucapnya.

Sebelumnya, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti Saintek) menegaskan akan menindaklanjuti aspirasi pegawai yang menggelar unjuk rasa damai pada hari ini, Senin (20/1/2025). Demo dilakukan karena Mendikti Saintek, Satryo Soemantri Brodjonegoro diduga telah semena-mena terhadap pegawainya.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Demo di Kantor Bupati Karawang, Warga Tuntut Penutupan Permanen Lokasi Pesta Gay

57 tahun lalu

Terungkap! 4 Pelaku Pemalsuan Riset Ternyata Jebolan UNY

57 tahun lalu

Karyawan Minimarket di Jombang Demo Tolak Penghapusan Upah Lembur Hari Libur Nasional

57 tahun lalu

Ricuh di Depan Lapas Narkotika Sungguminasa, 8 Orang Ditangkap

57 tahun lalu

Demo di Depan Pendopo Bupati Indramayu Ricuh, Massa Lempari Aparat dengan Ular

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal