Residivis Tewas di RS Seusai Dihajar Massa di Tasikmalaya, Keluarga Tuntut Keadilan

Asep Juhariyono
Jenazah Yanto dibawa pulang keluarganya dari kamar mayat RSUD Dokter Soekardjo Kota Tasikmalaya. (Foto: iNewsTv/Asep Juhariyono)

Kapolsek Mangkubumi Iptu Endang Wijaya mengatakan, dugaan aksi pencurian itu dilakukan Yanto di Kampung Peundeuy, Kelurahan Linggajaya, Kecamatan Mangkubumi pada minggu dini hari.

"Saat polisi datang ke lokasi, korban sudah tergeletak di pinggir jalan. Polisi mengevakuasi korban ke rumah sakit untuk diberi perawatan medis," kata Kapolsek Mangkubumi.

Hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), ujar Iptu Endang Wijaya, korban yang baru keluar bui itu kedapatan masuk ke rumah warga dan sudah berada di lantai dua. Aksi Yanto diketahui. 

"Warga kemudian mengepung dan berhasil menangkap dan menghakiminya. Yanto sempat melawan menggunakan kayu. Akibatnya, Yanto terluka parah di sekujur tubuh. Kasus ini masih dalam penyelidikan jajaran Satreakrim Polresta Tasimalaya," ujar Iptu Endang Wijaya.

Ali Sadikin, kakak korban mengatakan, keluarga belum mengambil keputusan atas meninggalnya Yanto akibat dihakimi massa. Keluarga belum melaporkan kejadian tersebut ke polisi. Jasad Yanto juga tidak akan dilakukan autopsi.

"Namun keluarga hanya menginginkan keadilan atas kematian adik saya karena sudah meninggal akibat dihakimi massa," kata Ali Sadikin.

Seusai dilakukan visum di kamar jenazah oleh tim Forensik RSUD Dokter Soekardjo dan Unit Identifikasi Satreskrim Polresta Tasikmalaya, jasad korban dibawa keluarga untuk dimakamkan.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Polisi Bubarkan Remaja Mabuk Miras di Pinggir Jalan Tasikmalaya

57 tahun lalu

Terbakar Cemburu, Seorang Pria di Tasikmalaya Culik dan Aniaya Pacar

57 tahun lalu

Mobil Tabrak 4 Kios Pedagang di Depan RSUD Kota Tasikmalaya, Pengemudi Kabur

57 tahun lalu

Motor Korban Hipnotis di Tasikmalaya Ditemukan Pengemudi Ojol

57 tahun lalu

Petugas Sidak dan Geledah Lapas Kelas II B Tasikmalaya, Ada Apa?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal