"Maksimal 10 kg beras dan 1 liter minyak untuk per orang. Untuk kebutuhan dua minggu Insya Allah aman. OP beras medium ini khusus untuk masyarakat menengah bawah. Bagi mereka ini lebih terasa manfaatnya," tuturnya.
Ema mengungkapkan, cara menekan harga bahan pokok yang sedang tinggi salah satunya dengan menjaga pola distribusi jangan sampai ada masalah. Apalagi saat ini di daerah produsen sedang dihadapkan dengan El Nino yang mengancam gagal panen.
"Stok kita siapkan supaya masyarakat tidak mendapatkan harga yang tinggi seperti sekarang ini. Kebutuhan Kota Bandung itu satu hari 600 ton beras," ucapnya.
Deputi Kantor Bank Indonesia Jawa Barat Bambang Pramono mengatakan, pasar murah yang digelar untuk meyakinkan publik bahwa stok beras di Jabar mencukupi. Pasar murah ini sebagian upaya mengendalikan inflasi akibat kenaikan harga beras.
"Dalam dua bulan terakhir, harga beras terpanyai naik lebih dari 10 persen. Sementara andil beras terhadap inflasi mencapai 0,27 persen. Sehingga ini menjadi perhatian kita bersama," kata Bambang.
Dia mengimbau agar masyarakat tidak panic buying. Memberi beras seperlunya, sehingga tidak menimbulkan kenaikan harga.