Ratusan Ulama Muda di Garut Deklarasi Dukung Jokowi-Ma'ruf di Pilpres

Antara
Pasaangan Capres-Cawapres nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi)-KH Ma'ruf Amin saat debat perdana Pilpres 2019. (Foto: Antara)

Dia juga berharap, upaya menangkal kabar bohong tidak hanya dilakukan menjelang pemilihan presiden, tetapi berkelanjutan. Sebab, jika persoalan penyebaran informasi bohong terus terjadi, dikhawatirkan mengganggu tatanan kehidupan sosial, seperti persoalan saling membenci.

Menurut dia, perilaku yang menyebarkan kabar bohong tidak hanya terjadi pada pemilihan presiden saja, tetapi berpotensi pada pemilihan pemimpin lainnya di tingkat kepala desa, bupati, wali kota, dan gubernur.

“Melawan hoaks ini bukan hanya di pilpres saja, tapi ke depan juga. Sebab, akan semakin parah apabila hoaks ini dibiarkan dan akan menjadi sesuatu yang buruk bagi bangsa Indonesia,” katanya.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Viral Sebar Hoaks Mengaku Dibegal, Remaja di Jember Diamankan Polisi

57 tahun lalu

Heboh Teror Pocong di Jember, 3 Remaja Penyebar Hoaks Gunakan AI Ditangkap

57 tahun lalu

Pilu! Yatim Piatu Siswi SD di Garut Tinggal di Rumah Tak Layak, Kini Numpang di Tempat Sepupu

57 tahun lalu

Pencari Madu Temukan Mortir di Bukit Citanam Garut, Polisi Amankan Lokasi

57 tahun lalu

Hoaks Video Satu Keluarga Bunuh Diri di Kebumen, Begini Fakta Sebenarnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal