Atas kejadian itu, tidak ada korban jiwa namun kerugian materiil diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Hingga saat ini petugas masih menyelidiki penyebab utama kebakaran yang diduga berasal dari tungku kayu yang lupa dimatikan.
"Kami masih menyelidiki penyebab kebakaran karena ada yang menyebutkan akibat arus pendek listrik dan ada pula yang menyebutkan tungku api yang biasa dipakai santri memasak lupa dipadamkan. Untuk sementara santri diungsikan di rumah warga setempat," katanya.
Sementara itu, Camat Kadupandak Fatah Rizal mengaku melaporkan kebakaran tersebut ke dinas terkait agar segera mendapat bantuan karena sebagian besar santri tidak memiliki pakaian dan makanan karena ludes terbakar. Saat ini ratusan santri menumpang di rumah warga.
Sedangkan untuk proses belajar mengajar bagi santri, dia akan berkoordinasi dengan madrasah yang terdekat dengan lokasi ponpes yang terbakar.
"Kami sudah laporkan hal tersebut kedinas terkait dan Bupati Cianjur, harapan pengurus ponpes bisa mendapat bantuan untuk membangun kembali asrama dan tempat belajar santri yang nyaris rata dengan tanah. Kami juga sudah meminta BPBD dan Dinas Sosial Cianjur, memberikan bantuan makanan dan pakaian," katanya.