Ratusan Pengunjuk Rasa Tuntut Hak Angket terkait Kinerja Bupati Indramayu 

Toiskandar
Andrian Supendi
Pengunjuk rasa membentangkan spanduk menuntut hak angket terkait kinerja Bupati Indramayu. (FOTO: ANDRIAN SUPENDI)

Kericuhan baru bisa diredam setelah Ketua DPRD Indramayu Saefudin menemui ratusan pengunjuk rasa. Kepada ketua dewan, para pengunjuk rasa mendesak agar DPRD Indramayu menyepakati aspirasi masyarakat terkait hak angket, pembayaran gaji guru honorer madrasah dan nakes.

Hak angket harus dilaksanakan karena massa menganggap kepemimpinan Bupati Nina Agustina tidak becus. Selama menjabat bupati, Nina dianggap tidak berpihak kepada masyarakat.

"Kami sudah sangat gerah dengan keputusan dan kebijakan beliau yang tidak berpihak kepada rakyat," kata Masdi, koordinator lapangan aksi unjuk rasa, kepada MNC Portal Indonesia (MPI).

Masdi menyatakan, masyarakat juga menuntut pembatalan acara 6.001 penari topeng untuk Hari Jadi Indramayu dan pemecahan rekor Muri pada Oktober 2022. Sebab, biaya kostum untuk acara dibebankan kepada para wali murid, berdampak kepada menambah beban masyarakat. 

"Ini sangat disayangkan, karena tari topeng itu sendiri untuk pembelanjaan perlengkapannya senilai minimal Rp1.500.000 dibebankan kepada masyarakat. Belum lagi untuk latihan dan segala macamnya," ujar Masdi.

Sementara itu, Ketua DPRD Indramayu Saefudin berjanji membahas hak angket dan menyampaikan aspirasi masyarakat terkait gaji guru honorer madrasah dan nakes ke Pemkab Indramayu serta pemerintah pusat.

"Jadi kami hargai keinginan masyarakat terkait hak angket, tetapi ada mekanisme. Kami akan bawa ranah ini kepada pimpinan dan teman-teman (anggota DPRD lain), terutama pimpinan fraksi untuk kita jadikan bahasan," kata Ketua DPRD Indramayu.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Unjuk Rasa di Pendopo Indramayu, Ratusan Orang Tuntut Bupati Turun

57 tahun lalu

Tak Sengaja Telan Kunci Gembok, Kondisi Bocah 8 Tahun di Indramayu Butuh Pertolongan Cepat

57 tahun lalu

Waduh, Bermain Sambil Tiduran, Bocah di Indramayu Tak Sengaja Telan Anak Kunci

57 tahun lalu

Hasil Olah TKP Tabrakan Maut di Tol Cipali Indramayu, Tak Ada Bekas Pengereman

57 tahun lalu

Kronologi Kecelakaan di Km 136 Tol Cipali Indramayu yang Tewaskan 3 Orang, Sopir Diduga Ngantuk

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal