Ratusan Pedagang sambil Nangis Tolak Revitalisasi Pasar Caplek Cirebon, Ini Penyebabnya

Toiskandar
Para pedagang unjuk rasa di DPRD Kabupaten Cirebon. Mereka menolak revitalisasi Pasar Caplek. (FOTO: iNews/TOISKANDAR)

CIREBON, iNews.id - Ratusan pedagang Pasar Caplek menggelar unjuk rasa di DPRD Kabupaten Cirebon, Selasa (21/6/2022). Sambil menangis, para pedagang yang mayoritas kaum ibu itu menyampaikan penolakan revitalisasi atau pembangunan ulang Pasar Caplek.

Teriakan dan tangisan kaum ibu pedagang Pasar Caplek ini terdengar menyayat saat mereka menggelar aksi unju krasa di DPRD Kabupaten Cirebon. Mereka juga membentangkan spanduk protes sebagai bentuk penolakan atas rencana pemerintah desa membangun ulang pasar.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, para pedagang menolak revitalisasi Pasar Caplek lantaran keberatan dengan tingginya harga kios dan lapak. Karena itu mereka memohon DPRD Kabupaten Cirebon membatalkan revitalisasi pasar yang dilaksanakan oleh pemerintah desa setempat. 

Rencananya, Pasar Caplek akan dibangun ulang dan menjadi lantai dua. Setelah renovasi selesai, harga sewa kios dan lapak di pasar itu disebut-sebut akan naik, lebih mahal dibanding sebelumnya. Itu yang memicu penolakan pedagang.

Massa pedagang menilai harga kios dan lapak pasar terlalu mahal bagi pedagang pedagang kecil seperti mereka. Cicilan Rp5 juta per bulan sangat memberatkan. Apalagi saat ini kondisi pasar sepi dan harga-harga kebutuhan naik sehingga omset mereka turun. 

"Kami memintadewan yang menjadi perwakilan suara rakyat mengambil langkah dan membatalkan rencana revitalisasi tersebut. Massa hanya meminta dilakukan renovasi pasar yang saat ini kondisinya kurang baik," kata Ratnawati, pedagang Pasar Caplek.

Dalam aksi unjuk rasa ini, perwakilan massa diterima oleh anggota dewan dan melakukan audiensi. Massa akan mempertahankan pasar dan menolak keras revitalisasi hingga terjadinya kesepakatan harga yang tidak memberatkan.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Sandiaga Uno Apresiasi Produk UMKM Cirebon dan Dukung Jalakotek agar Go Nasional

57 tahun lalu

Warga Harjamukti Cirebon Panik saat Masuk Kamar Disambut Ular Kobra 1,5 Meter

57 tahun lalu

Sintren, Tarian Mistis dari Cirebon yang Digunakan untuk Kelabui Belanda

57 tahun lalu

Uji Coba Buka Bertahap, Kawasan Monas Dikunjungi Warga Bandung dan Cirebon

57 tahun lalu

Ibu Muda di Cirebon Melahirkan Setengah Badan Bayi di Mobil, Suami Tetap Tenang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal