Ratusan Mamah Sepuh dan Ajengan Anom Sukabumi-Cianjur Doakan Mahfud MD jadi Wapres

Dharmawan Hadi
Mamah sepuh dan ajengan anom serta pimpinan ponpes Sukabumi-Cianjur mendoakan Mahfud MD menjadi wapres di Pemilu 2024. (Foto: MPI)

SUKABUMI, iNews.id – Ratusan mamah sepuh, ajengan anom dan pimpinan pondok pesantren (ponpes) di wilayah Kota-Kabupaten Sukabumi serta Cianjur mendoakan Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD menjadi wakil presiden (Wapres) pada Pemilu 2024.

Doa itu diungkapkan para kiai, ulama, dan ustaz dalam acara Silaturahmi Mama Sepuh dan Ajengan Anom se-Sukabumi Raya dan Cianjur di Pondok Pesantren Tahfidz Quran Nurul Hidayah, Kota Sukabumi, Rabu (27/12/2023).

Pimpinan Ponpes Tahfidz Quran Nurul Hidayah, KH Ujang Jamaludin mengaku bahagia dapat kedatangan Menkopolkam ke tempatnya. Alasannya sejak dirinya mendirikan pesantren belum pernah dikunjungi oleh pejabat.

"Kebanyakan yang mendukung bapak Prof (Mahfud MD) itu kebanyakan alim ulama dan kiai. (Untuk itu) prioritaskan pondok-pondok pesantren. Dan mudah-mudahan doa dari para santri dan kiai ini terkabul, karena bapak (Mahfud MD) ini adalah seorang santri," ujar KH Ujang Jamaludin.

KH Ujang Jamaludin menambahkan, para kiai saat ini sangat mencintai Menkopolhukam, namun sebaliknya Mahfud MD juga harus mencintai para alim ulama. Karena jika para kiai sudah cinta kepada calon wapres yang diusung oleh Partai Perindo ini, tidak mustahil Mahfud MD menang di ajang pemilihan presiden (Pilpres) 2024.

"Yang kedua, kita sudah bersilaturahmi. Pak Mahfud MD sudah jauh-jauh datang ke Pondok Pesantren Nurul Hidayah khususnya dan umumnya sudah bertemu bersilaturahmi dengan kiai sepuh, kiai anom, ustaz, Mualim, tokoh agama, masyarakat dan semuanya, mudah-mudahan menjadi keberkahan silaturahmi," ujar KH Ujang Jamaludin.

Menkopolkam Mahfud MD mengatakan, kedatangan dirinya ke acara tersebut bukanlah agenda kampanye dirinya sebagai sebagai cawapres melainkan menghadiri kajian duduk bersama dalam suatu majelis ilmu agama yang membahas masalah kebangsaan (halaqah kebangsaan).

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gempa Hari Ini M 3,5 Guncang Sukabumi, Getaran Dirasakan hingga Cidolo

57 tahun lalu

Tebing 15 Meter Longsor Timbun Tol Bocimi, Arus Kendaraan ke Jakarta Ditutup

57 tahun lalu

Bocah di Cianjur Hilang 2 Hari Ternyata Tenggelam di Sungai, Pencarian Masih Dilakukan

57 tahun lalu

Tragis! Pekerja Tewas Tertimbun Longsor di Cianjur

57 tahun lalu

Cekcok Mulut Berujung Maut, Pria Sukabumi Tewas Dikeroyok di Jalan Raya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal