Puncak Kemarau, Pemkot Bandung Instruksikan Langkah Antisipasi Kebutuhan Air Bersih

Arif Budianto
Krisis air bersih mengancam Kota Bandung. Bahkan di beberapa wilayah, air bersih mulai sulit didapat. (Foto: Ilustrasi)

BANDUNG, iNews.id - Pelaksana Harian Wali Kota Bandung, Ema Sumarna menginstruksikan lembaga dan instansi terkait untuk menyikapi kebutuhan air bersih yang terdampak kemarau panjang. Instruksi itu khususnya kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH), PDAM Tirtawening dan Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM).

"Terkait ada masalah kebutuhan air bersih, saya minta DLH, PDAM dan DSDABM untuk menyikapi permasalahan air di masyarakat kebutuhan sehari-hari," kata Ema di Balai Kota Bandung, Senin (14/8/2023).

Sebelumnya, dampak musim kemarau sudah dirasakan dampaknya oleh warga, salah satunya Warga di Kelurahan Tamansari. Di sana air untuk kebutuhan sehari-hari sudah berkurang, sumur-sumur di pemukimannya mengering.

Ema pun mengingatkan kepada seluruh ASN Pemkot Bandung untuk meningkatkan kepekaan terhadap persoalan yang dirasakan masyarakat, termasuk air bersih.

Dia meminta ASN aktif melaporkan kejadian dampak kemarau tersebut agar dapat segera diatasi.

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Terdampak Kekeringan, Warga Cimahi Rela Antre dan Berdesakan Demi Air Bersih

57 tahun lalu

Air Bersih Mengalir di Sikka, Program Perindo Alirkan Harapan dan Ekonomi Warga

57 tahun lalu

Pipa Utama PDAM Kota Cirebon Jebol, Pasokan Air Bersih Terganggu

57 tahun lalu

TNI Bersama Warga Gotong Royong Bangun Sumur Bor di Sumbar, 16 Titik Sudah Rampung

57 tahun lalu

Distribusi Air Bersih di Aceh Tamiang Pulih Pascabanjir, Warga Lega

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal