Puluhan Siswa dan Warga Garut-Cianjur Bertaruh Nyawa di Jembatan Bambu Sungai Cilaki

fani ferdiansyah
Warga melintasi jembatan bambu Sungai Cilaki di perbatasan Kabupaten Garut dan Cianjur. (FOTO: FANI FERDIANSYAH)

Hery mengatakan, jembatan bambu penghubung yang dibangun terbuat dari material bambu. Hanya beberapa bagian dari jembatan diperkuat oleh besi dan sling baja. 

"Jembatan ini dirawat masyarakat dari kedua wilayah, dengan komponen yang harus diganti rutin itu paling batang bambu karena rawan rusak. Perbaikan rutin jembatan kerap dilakukan masyarakat dan pemerintah desa dari kedua wilayah secara bergotong," ucapnya. 

Kondisi jembatan bambu itu, ujar Camat Cisewu, cukup membahayakan warga yang menggunakannya saat melintas. Apalagi saat arus Sungai Cilaki sangat deras di musim hujan. 

Warga yang melintas harus melalui kondisi kontur tanah menanjak dengan kemiringan sekitar 45 derajat, jika akan mengarah ke Cisewu seusai turun dari jembatan. 

Kondisi tersebut, menguras energi warga yang melintas. "Kemiringan tanah dari jembatan ke Cisewu ini sekitar 45 derajat. Untuk orang yang belum terbiasa, kontur tanah seperti itu akan membuat lutut cidera," ujar Hery. 

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kerangka Manusia yang Ditemukan di Talegong Diautopsi di RSUD dr Slamet Garut

57 tahun lalu

Viral, Warga Bertaruh Nyawa Lintasi Jembatan Bambu di Perbatasan Garut-Cianjur 

57 tahun lalu

Garut Gempar, Warga Talegong Temukan Kerangka Manusia saat Bersihkan Drainase

57 tahun lalu

Setahun Lebih Terdampar di Selatan Garut, Kapal Tanker Edricko 3 Nyaris Tenggelam

57 tahun lalu

Perahu Terbelah Dihantam Ombak di Pameungpeuk Garut, 1 Nelayan Hilang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal