"Satu di antaranya rusak parah akibat tertimpa pohon petai berukuran besar yang tumbang. Akibatnya satu kepala keluarga (KK) terpaksa mengungsi karena rumah tersbut tak bisa dihuni. Belasan rumah lainnya hanya mengalami rusak ringan di bagian atap," kata Udan.
Sementara itu, pemilik rumah yang tertimpa pohon tumbang, Dede Ruhimat mengatakan, saat kejadian dirinya bersama keluarga sedang beres-beres di dalam rumah.
Tiba-tiba pohon petai berukuran besar di depan rumah roboh. Pohon tersebut menimpa atap rumah. "Akibat rumah rusak parah, saya bersama keluarganya masih kebingungan untuk mengungsi lantaran tak ada tempat lagi yang bisa dihuni," kata Dede.
Pascakejadian angin puting beliung, BPBD Kabupaten Tasikmalay bersama warga gotong royong mengevakuasi pohon tumbang yang menimpa rumah Dede. Proses evakuasi sempat mengalami kesulitan hingga memakan waktu 6 jam lantaran medan yang cukup curam.