Puluhan Eks Napiter Tasikmalaya Siap Nyoblos di Pemilu 2024, Banyak yang Belum Pernah Gunakan Hak Pilih

Asep Juhariyono
Bakesbangpol, KPU, dan Bawaslu Kota Tasikmalaya menggelar acara deklarasi damai yang juga dihadiri puluhan eks napiter. (FOTO: iNews/ASEP JUHARIYONO)

Gilang, eks napiter mengatakan, literasi minim membuat kelompok radikal menganggap pemilu merupakan ajang syirik. Namun setelah mereka tersadarkan, semua pemikiran itu salah.

"Saya terakhir kali ikut pemilu pada 2004 silam. Sebelum saya aktif menjadi bagian dari kelompok teroris," kata Gilang.

Gilang menyatakan, kepada teman-teman yang masih memiliki pemahaman keliru seperti dulu, untuk mengubah sikap dengan lebih membuka diri dan memperbanyak literasi.  

Sementara itu, Ketua Yayasan Ansharul Islam Tasikmalaya Anton Hilman mengatakan, Pemilu 2024 ini menjadi pemilu pertama bagi dirinya. Karena dulu Anton menganggap demokrasi sebagai perbuatan syirik. 

"Saya berharap Pemilu 2024 nanti berjalan aman dan lancar jangan ada kekacauan di Kota Tasikmalaya. Saya mengimbau kepada rekan rekan lain untuk tidak melakukan lagi aksi teror dan radikalisme," kata Ketua Yayasan Ansharul Islam Tasikmalaya.

Kepala Badan Kesbangpol Kota Tasikmalaya Ade Hendar menyambut baik kesediaan para eks napiter berpartisipasi pada Pemilu 2024. "Para mantan napiter ini berhak mengikuti Pemilu 2024 guna menyampaikan aspirasinya sesuai hati nurani masing-masing," kata Kepala Bakesbangpol Kota Tasikmalaya. 

Ade Hendar menyatakan, dalam pelaksanaan pemilu nanti, tidak ada perbedaan hak pilih untuk para mantan napiter dengan para pemilih lainnya. Para mantan napiter tersebut juga sempat mengucapkan ikrar janji mereka untuk setia kepada NKRI dan siap berpartisipasi serta menjaga situasi kondusif, aman, dan damai.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kiai di Ciamis dan Tasikmalaya Pendukung Ganjar-Mahfud Ingatkan Netralitas Aparat Penegak Hukum

57 tahun lalu

Usai Gasak Uang Korban Ratusan Juta, 2 Pria di Tasikmalaya Ditangkap Polisi

57 tahun lalu

Polisi Periksa 6 Saksi Kasus Bayi Meninggal usai Foto Newborn di Tasikmalaya

57 tahun lalu

Kasus Bayi di Tasikmalaya Meninggal Usai Dibuat Konten Baby Newborn, Warga: Layanan Klinik Baik

57 tahun lalu

Bayi di Tasikmalaya Meninggal usai Konten Foto Newborn, Saksi dari Klinik Diperiksa Polisi 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal