PSSI Diminta Objektif dalam Investigasi Insiden 2 Bobotoh Tewas di Stadion GBLA

Agung Bakti Sarasa
Stadion GBLA, Gedebage, Kota Bandung. (Foto: Dokumentasi/SINDO)

Sedangkan untuk penyelenggara, Farhan yang juga anggota DPR RI dari Fraksi NasDem itu mengaku memiliki pengalaman bagaimana mengelola penyelenggaraan.

"Sebagai orang yang pernah menjadi panpel (panitia penyelenggara), saya mengerti betul tekanan yang dihadapi dari berbagai pihak. Masalah secara 360 derajat mengepung, mulai dari jadwal pertandingan hingga distribusi tiket," tuturnya.

"Namun harapan kami panpel jangan sampai pernah lalai dan menyerah karena kami ingin pertandingan tetap digelar dengan penonton langsung," kata Farhan.

Akibat insiden itu, ujar Farhan, PSSI pun turun tangan melakukan investigasi terkait standar operasional prosedur (SOP) penyelenggaraan sekaligus penerapan standar keamanan stadion. Dia berharap, PSSI objektif dalam berkesimpulan tanpa menghentikan operasional GBLA.

"Saya harapkan objektivitas dari PSSI mempertimbangkan posisi strategis GBLA sebagai salah satu episentrum sepak bola Indonesia. Maka apapun hasil investigasi PSSI harus memberikan solusi bagi pengelolaan GBLA, bukan malah menutupnya," ucapnya.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Piala Presiden 2022, Lokasi Pertandingan Diusulkan Pindah ke Stadion Si Jalak Harupat Bandung

57 tahun lalu

Doa Bersama dan Nyalakan Lilin, Bobotoh Serukan Boikot Pertandingan Persib

57 tahun lalu

Jika Stadion GBLA Tak Layak, Bobotoh Minta Laga Persib Dipindah

57 tahun lalu

Pascainsiden 2 Bobotoh Tewas, Polda Jabar Evaluasi SOP Pengamanan di Stadion GBLA

57 tahun lalu

PT LIB-PSSI Bentuk Tim Investigasi Usut Kasus 2 Bobotoh Tewas di Stadion GBLA Bandung

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal