Kemacetan daerah tersebut kerap terjadi, khususnya di persimpangan Kopo, Cibaduyut dan Pasir Koja. Biasanya antrean kendaraan di kaki simpang Jalan Cibaduyut-Leuwipanjang-Soekarno Hatta bisa hingga sepanjang 50-100 meter.
Karena itu, untuk mengurai arus kendaraan di persimpangan Kopo, Cibaduyut, dan Pasir Koja, dibangunlah jalan layang. Sejak Flyover Kopo difungsikan, kemacetan area tersebut berkurang dan relatif tidak ada di jam padat kendaraan.
Pembangunan Flyover Kopo dilakukan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) DKI Jakarta-Jawa Barat, Ditjen Bina Marga, Kementerian PUPR, dengan kontraktor PT Pembangunan Perumahan Tbk. Dimulai pada pada November 2021, jalan layang berhasil dirampungkan pada September 2022. Pada bulan berikutnya, Flyover Kopo dibuka untuk umum.
Pada 5 Maret 2023, Presiden Joko Widodo meresmikan Flyover Kopo. Peresmian ditandai dengan penekanan tombol sirine dan penandatanganan prasasti oleh Jokowi di Kolam Retensi Andir, Kabupaten Bandung. Jalan layang yang menghubungkan Kota Bandung dan Kabupaten Bandung ini menelan biaya pembangunan sebesar Rp288 miliar.