Ustadzah Halimah Alaydrus diketahui mempelajari ilmu agama di beberapa pesantren, seperti misalnya di Pesantren Darullughah Wadda'awiyah Bangil Pasuruan dan lulus pada 1991, Pesantren At-Tauhidiyan Tegal, Jawa Tengah dan lulus tahun 1995.
Setelahnya, Ustazah Halimah menimba ilmu di Pesantren Al Anwar Sarang Rembang, Jawa Tengah dan lulus tahun 1996. Beberapa tahun setelah itu, Ustadzah Halimah Alaydrus terbang ke Yaman untuk belajar di Pesantren Daruz Zahra, Tarim, Hadramaut, Yaman dan lulus pada 1998.
Selain belajar di Yaman, Ustadzah Halimah Alaydrus juga dipercaya untuk mengajar di Daruz Zahra Hadramaut Yaman. Dan atas dukungan suami, keluarga dan sahabat-sahabatnya, dia aktif mengajar di berbagai Majlis Taklim di DKI Jakarta dan sekitarnya. Dia pun aktif melakukan Rihlah Da’wah dan Ilmiah di berbagai daerah di Indonesia dan juga sjeumlah negara lain seperti Singapura, Malaysia, Brunei, Australia, Mesir, UEA dan Oman.
Ustadzah Halimah Alaydrus juga piawai menulis, sehingga tulisannya ringan dibaca dan mudah dipahami oleh banyak kalangan tanpa batasan usia ataupun latar belakang. Beberapa buku yang ditulisnya berjudul Bidadari Bumi, Tutur Hati, Pilar Cahaya, Muhasabah Cinta, Akhlak Kita (terjemahan Khuluquna karya Al Habib Umar bin Hafidz), Wahai anakku (terjemahan Ayyuhal Walad karya Imam Al Ghazali), Bidadari Bumi 2-9 Kisah wanita shalehah, dan Kata Kita-Kumpulan catatan penerang jiwa.
Ustadzah Halimah Alaydrus merupakan pendiri dan pemilik dari acara dakwah dan tausiyah bernama Muhasabah Cinta Event, ia juga menjadi penerjemah para da’iah internasional, serta narasumber dari salah satu radio swasta di Indonesia.
Demikianlah informasi seputar profil dan biodata Ustadzah Halimah Alaydrus, yang berhasil dihimpun dari berbagai sumber, semoga dapat menginspirasi.