Prihatin, Sekeluarga di Subang Tinggal Gubuk Reyot dengan Balita Stunting

Yudy Heryawan Juanda
Keluarga Castini harus tinggal di gubuk reyot bersama balitanya yang menderita stunting. (Foto: iNews.id/Yudy Heryawan Juanda)


Sementara itu, setelah viralnya balita stunting ini, petugas kesehatan dari Puskesmas Pamanukan dan pemerintah desa setempat akhirnya datang ke rumah Castini. Pihak puskesmas berjanji akan rutin memeriksa kondisi kesehatan anak Castini yang menderita stunting.

"Alhamdulillah kami bersama dokter puskesmas dan bidan desa bisa mendatangi keluarga ini. Kondisi ekonomi dan lingkungan juga membawa pengaruh terhadap pertumbuhan balita ini. Kami pun membantunya dengan sesuai kapasitas kami," ujar Kepala Puskesmas Pamanukan, dr Bachtiar.

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Stunting Masih Tinggi, 56 Kelurahan di Kota Bandung Jadi Prioritas Penanganan

57 tahun lalu

Upaya Atasi Stunting dan Tekan Inflasi, Pj Bupati Tanah Laut Turun ke Desa

57 tahun lalu

Pemprov Bangka Belitung Terus Kembangkan Strategi untuk Tangani Stunting

57 tahun lalu

Susu Ikan dari Indramayu Kaya Manfaat, Bisa Atasi Stunting

57 tahun lalu

Purwakarta Sukses Panen Padi Nutri Zinc Antistunting, Produksi 11.090 Ton GKG

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal