CIANJUR, iNews.id - Bupati Cianjur Herman Suherman menyampaikan dukacita atas kepergian mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI (Purn) Pramono Edhie Wibowo. Adik kandung Ani Yudhoyono itu sempat menjalani perawatan selama tiga jam di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cimacan, Cianjur, Jawa Barat, sebelum mengembuskan napas terakhir dalam usia 65 tahun, Sabtu (13/6/2020) malam.
Herman Suherman mengatakan, dirinya mendapat informasi itu dari direktur utama RSUD Cimacan. Para petugas medis yang menangani juga sempat melakukan tes cepat karena pasien berasal dari Jakarta.
"Kami mendapat kabar dari dirut RSUD Cimacan, kalau adik Ibu Negara Ani Yudhoyono itu, menjalani perawatan di ruang IGD selama tiga jam. Karena berasal dari Jakarta, petugas sempat melakukan tes cepat dan sejumlah pemeriksaan lain," kata Herman Suherman di Cianjur.
Herman mengatakan, setelah tiga jam mendapat perawatan medis, Pramono Edhie sempat mengalami anfal. Pukul 19.42 WIB, Pramono Edhie meninggal dunia, diduga akibat serangan jantung.
Keluarga yang mendapat kabar, langsung datang ke rumah sakit dan membawa jenazah Pramono Edhie ke Jakarta sekitar pukul 20.28 WIB, untuk dimakamkan.