PPKM Diperpanjang, Hotel di Purwakarta Pasang Spanduk Bergambar Emoticon Nangis 

Irwan
Spanduk bergambar emoticon menangis terpasang di satu hotel di Purwakarta. (Foto: iNews/Irwan)

PURWAKARTA, iNews.id - Sejumlah hotel di Purwakarta memasang pasang spanduk bergambar emoticon menangis dan bendera putih, Selasa (10/8/2021) sore. Aksi ini mereka lakukan sebagai bentuk protes terhadap perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). 

Pengurus Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Purwakarta Adha Ismail mengatakan, sejak pandemi Covid-19 terjadi disusul dengan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), PSBB mikro, PPKM darurat, dan PPKM level 4, kondisi hotel di Kabupaten Purwakarta memprihatinkan.

"Apalagi saat PPKM darurat diterapkan selama Juli 2021, okupansi hotel hanya sebanyak 3 persen. Kondisi ini sangat menyulitkan para pengusaha hotel di Purwakarta," kata Adha.

Selain hotel, ujar Adha, restoran juga sangat terdampak pandemi dan penerapan pembatasan kegiatan masyarakat itu. Tidak sedikit hotel dan restoran yang harus nombok biaya operasional akibat sepinya pengunjung. Bahkan saat ini, dua hotel di Purwakarta sudah tutup dan dua hotel lainnya akan dijual.

"Jadi ini (pemasangan spanduk emoticon menangis dan bendara putih) adalah bentuk kekecewaan. Bahwa pelaku usaha, terutama di sektor perhotelan ini sudah sangat kritis, menangis. Sampai sekarang belum ada solusi pasti untuk hotel. Terutama di pusat kota yaa, hotel-hotel harus tutup. Akibatnya, tingkat hunian sangat turun," ujarnya. 

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Penyebab Granmax Tabrak Truk Tewaskan 1 Orang di Tol Cipularang, Sopir Diduga Microsleep

57 tahun lalu

Kronologi Kecelakaan Tewaskan 1 Orang di Tol Cipularang, Granmax Tabrak Truk dari Belakang

57 tahun lalu

Preman Penganiaya Tuan Rumah Hajatan di Purwakarta Ditangkap, Begini Tampangnya

57 tahun lalu

Pemilik Hajatan Tewas Dikeroyok Preman di Purwakarta Dimakamkan, Keluarga Minta Keadilan

57 tahun lalu

Kronologi Tuan Rumah Pesta Nikah di Purwakarta Tewas Dianiaya Preman, Tolak Beri Miras

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal