"Belum tentu, kami belum bisa (memastikan tersangka) karena Satlantas Polres Purwakarta belum melakukan gelar perkara," ujar AKP Toto Herman Permana.
Kasatlantas Polres Purwakarta juga belum bersedia menjelaskan tentang penyebab kecelakaan tersebut apakah akibat kelebihan muatan atau kendala teknis lainnya. "Kami belum tahu. Saat ini masih dalam penyelidikan. Insya Alloh kalau sudah ada hasilnya akan kami sampaikan," tutur Kasatlantas.
AKP Toto Herman Permana mengimbau kepada semua pengendara yang menggunakan jalan tol, baik Cipularang maupun Cikopo-Palimanan (Cipali) untuk hati-hati dan waspada. Sebab saat ini sedang memasuki musim hujan. Jalanan lebih licin dibanding saat musim kemarau.
"Jangan sekali-sekali mengambil lajur yang bukan peruntukkannya. Pengendara yang membawa kendaraan memuat barang, untuk lebih berhati-hati dan patuhi aturan. Kalau lelah lebih baik istirahat. Jangan memaksakan. Karena cuaca saat ini telah berubah, telah memasuki musim hujan," ucap AKP Toto.
Diketahui, kecelakaan maut terjadi di Km 91.600 Jalur B (dari Bandung menuju Jakarta) Tol Cipularang, Minggu (17/10/2021) petang lalu. Kecelakaan melibatkan dua kendaraan, truk kontainer bermuatan air mineral B 9318 JIY dan minibus Hyundai B 1152 SSV yang ditumpangi Yan Bastian (64) bos Indomaret dan keluarganya.