Yosef, suami dan ayah korban merupakan seorang kontraktor. Saat datang ke rumahnya dia mengaku pertama melihat rumahnya sudah berantakan. Kemudian melihat ada banyak ceceran darah. Jejak ceceran darah itu mengarah ke mobil mewah miliknya yang terparkir di rumahnya.
"Saya pulang menggunakan sepeda motor, curiga mobil sudah berubah posisi. Lalu melihat rumahnya yang berantakan," kata Yosef singkat.
Hasil olah TKP polisi, pembunuhan terhadap ibu dan anak perempuannya di Subang ini tergolong sangat sadis. Pelaku membunuh kedua korban di dalam kamar. Setelah itu, korban diseret ke kamar mandi dan dibersihkan untuk menghilangkan jejak sebelum dimasukan ke bagasi mobil.
Polisi juga berhasil mengamankan beberapa barang bukti, salah satunya benda diduga menjadi alat pembunuhan yaitu papan tempat cuci pakaian. Barang bukti tersebut disembunyikan oleh pelaku di gudang yang ditumpuk dengan barang-barang lainnya.
Kanit Reskrim Polsek Jalancagak, Iptu Karsa mengatakan, dari pemeriksaan, kedua korban tinggal bersama suaminya bernama Yosef. "Kasus ini masih dalam penyelidikan. Suami korban juga masih kami mintai ketetangan, sebagai saksi," ujar dia.