Almarwi juga mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh agama dan ulama, untuk bersama-sama menjaga moralitas lingkungan di wilayah Cirebon.
“Jangan menunggu datangnya azab. Para ulama dan tokoh agama harus bangkit bersama untuk menjaga Cirebon dari kemaksiatan,” ujarnya.
Saat ini, FUI Ciayumajakuning mengaku telah melaporkan dugaan tersebut secara resmi kepada pihak berwenang dan menunggu tindak lanjut hukum.
“Kami sudah melaporkan dan berharap laporan ini segera ditindaklanjuti. Masyarakat menunggu ketegasan aparat,” katanya.