Polisi Selidiki Izin Perumahan di Cimanggung, Kabid Humas: Lokasinya Sangat Rawan Longsor

Agus Warsudi
Kapolda Jabar Irjen Pol Ahmad Dofiri (tiga dari kanan) bersama Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto, dan Kepala BNPB Doni Monardo (kanan) saat meninjau lokasi longsor. (Foto: Basarnas Bandung)

Pernyataan itu disampaikan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat meninjau longkasi bencana tanah longsor bersama Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo, Kapolda Jabar Irjen Pol Ahmad Dofiri dan Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto, Minggu (10/1/2021).

"Peristiwa longsor yang terjadi dua kali dalam tempo singkat di Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, sebagai peringatan atas kelaikan lahan untuk dijadikan pemukiman," kata Gubernur Jabar yang akrab disapa Kang Emil ini.

Kang Emil mengemukakan, tak semua lahan layak dijadikan permukiman. Apalagi di lahan dengan kemiringan cukup rawan terjadi longsor yang mengancam jiwa masyarakat. Seperti terjadi di Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung ini.

"Tak semua lahan layak untuk ditinggali (dijadikan tempat tinggal). Tidak bisa dipaksankan. Ini (Dusun Bojong Kondang, Desa Cihanjuang) salah satu contoh lahan yang rawan untuk ditinggali," ujar Kang Emil.

Lahan di Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Sumedang, tutur GUbernur Jabar, memang tidak layak untuk dijadikan permukiman penduduk karena memiliki kontur dengan kemiringan rawan longsor.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pencarian Korban Longsor Cimanggung Sumedang Dilanjutkan, Tim SAR Kerahkan 2 Alat Berat

57 tahun lalu

Update Longsor Cimanggung Sumedang, 27 Warga Belum Diketahui Nasibnya

57 tahun lalu

Polda Jabar Selidiki Izin Perumahan di Kawasan Rawan Longsor Cimanggung Sumedang

57 tahun lalu

Kepala BNPB Imbau Warga di Lokasi Longsor Cimanggung Sumedang Mau Dipindahkan

57 tahun lalu

Tinjau Longsor Cimanggung Sumedang, Ridwan Kamil: Kawasan Ini Tak Layak untuk Permukiman

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal