Polisi Imbau Ratusan Warga Garut Mendadak Punya Utang Segera Lapor

fani ferdiansyah
Kapolres Garut AKBP Rohman Yonky Dilatha membuka posko pengaduan kasus ratusan warga mendadak memiliki utang, Rabu (19/7/2023). (FOTO: FANI FERDIANSYAH)

"Nantinya update perkembangan kami akan sampaikan lagi. Sampai saat ini kami terus lakukan pendalaman yang paling penting situasi di sana harus tetap kondusif," tutur Kapolres Garut. 

Sebelumnya, PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Garut memverifikasi ratusan warga yang merasa dirugikan dalam kasus pinjaman fiktif di Desa Sukabakti. Wakil Pemimpin PNM Cabang Garut Wahyu Ferdian, menjelaskan verifikasi dilakukan untuk memastikan warga yang menjadi korban dan tidak. 

"Kami sudah diskusi dengan polisi, aparat desa, dan masyarakat. Nilai kerugian belum bisa dipastikan sebab pemeriksaan masih berjalan, sedang dilakukan verifikasi siapa saja yang jadi korban dan yang bukan," kata Wahyu Ferdian. 

Dia menyebut pelaku merupakan Ketua Kelompok PNM Mekaar di Desa Sukabakti berinisial A. "Belum bisa dilaporkan ke polisi karena kami masih mendata warga dan nilai kerugiannya juga belum jelas," ujarnya. 

Wahyu Ferdian mengatakan bahwa A bukan bagian dari internal atau pegawai PNM. "A merupakan eksternal PNM, dia warga Desa Sukabakti, yang merupakan nasabah PNM juga. Kebetulan perbuatannya dilakukan saat menjadi ketua kelompok, namun sayangnya orangnya kabur," kata Wahyu Ferdian.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kriminolog Sebut Pelaku yang Sebabkan Ratusan Warga Garut Mendadak Punya Utang Bisa Dipidana

57 tahun lalu

Polisi Gagalkan Pencurian Besi Penahan Rel KA di Malangbong Garut , Jablay Cs Ditangkap

57 tahun lalu

Heboh Ratusan Warga Garut Mendadak Berutang, Kasus Diselidiki Polisi

57 tahun lalu

Tanggapi Perbup Anti LGBT di Garut, Ridwan Kamil: Sedang Dikaji Kemendagri

57 tahun lalu

Ribuan Nama Asep Berkumpul dan di Garut Selama Dua Hari

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal