Polemik Gonggongan Anjing dan Azan, Ormas Sukabumi Tuntut Pecat Menag Yaqut 

Dharmawan Hadi
Massa dari elemen ormas berkumpul di Alun-alun Kota Sukabumi menuntut Menag Yaqut Cholil Qoumas dipecat. (Foto: iNews.id/Dharmawan Hadi)

SUKABUMI, iNews.id - Pernyataan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas soal membandingkan suara azan dengan gonggongan anjing terus menuai polemik. Di Kota Sukabumi, massa dari berbagai organisasi kemasyarakatan (ormas) menuntut agar Yaqut dipecat, Selasa (1/3/2022). 

Mereka menggelar aksi di Alun-alun Kota Sukabumi yang dimulai sejak pukul 10.00 WIB. Aksi diawali dengan pengumandangan azan lalu diteruskan dengan orasi dari perwakilan berbagai elemen ormas. 

Teriakan takbir menyusul orasi dari massa saat berlangsungnya orasi. Mereka tetap menggelar aksi meski diguyur hujan. 

Koordinasi aksi, Budi Lesmana mengatakan, yang melaksanakan aksi ini merupakan seluruh elemen masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Rakyat dan Aktivis Sukabumi Raya (Arassy). Aksi ini mengecam dan mengutuk keras serta menuntut agar Menteri Agama segera dicopot dari jabatan. 

"Ini bukan main-main karena baru saya merasakan hari ini, di mana ada umat Islam membenci syariatnya sendiri. Dan yang lebih memprihatinkan lagi yang membenci bukan rakyat biasa, tapi orang yang punya jabatan dan punya kewenangan, memegang kewenangan di bidang agama. ini merupakan perbuatan yang sangat bodoh," ujar Budi kepada MNC Portal Indonesia. 

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Heboh Gonggongan Anjing dan Azan, Warga Nahdliyin Pataruman Banjar Dukung Menag

57 tahun lalu

Bentrokan Usai Nobar Laga Persib Vs Persija di Sukabumi, 3 Orang Terluka

57 tahun lalu

Angkot di Sukabumi Gunakan Elpiji 3 Kg sebagai Bahan Bakar, Sehari 2 Tabung

57 tahun lalu

Akan Kabur ke Sumatera, 3 Pelaku Pengeroyokan Maut di Sukabumi Ditangkap di Banten

57 tahun lalu

Cekcok Kurang Uang Beli Miras, Pria di Sukabumi Tewas Ditikam Pemilik Kios Jamu

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal