Polda Jabar Ultimatum 2 DPO Kasus Perdagangan Bayi Segera Serahkan Diri

Agus Warsudi
Lily S alias Popo, otak perdagangan bayi ke Singapura, saat digiring ke Mapolda Jabar. (Foto: MPI/Agus Warsudi)

BANDUNG, iNews.idPolda Jawa Barat memburu dua Daftar Pencarian Orang (DPO), yakni, Wiwit dan Yuyun Yunengsih yang berperan sebagai perekrut dan penampung bayi.

Kedua buron tersebut diminta menyerahkan diri. Penyidik telah menyebarkan identitas kedua terduga DPO.

“Kami imbau saudari YY, salah satu DPO,  segera menyerahkan diri secara sukarela. Ini demi memperlancar proses penyidikan dan tidak memperberat konsekuensi hukum yang akan dihadapi,” kata Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Hendra Rochmawan, rabu (23/7/2025).

Kabid Humas mengatakan, tim Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) juga telah mengirimkan tim ke Pontianak, Kalimantan Barat untuk membongkar komplotan lain kasus perdagangan bayi asal Jawa Barat ke Singapura. 

Sedangkan satu tim berangkatkan ke Jakarta untuk menggali informasi dari imigrasi bahwa Lily datang dari Singapura ke Jakarta.

"Tim kedua, diberangkatkan ke Pontianak, Kalimantan Barat guna menelusuri dugaan keterlibatan pihak-pihak lain," kata Kabid Humas.

Hasil penyelidikan dan penyidikan, ujar Kombes Hendra, jumlah tersangka baru bertambah, selain dari kelompok Lily, juga dari sindikat lain.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Bupati Bandung Prihatin Kasus Penjualan Bayi: Jangan Sampai Terjadi Lagi!

57 tahun lalu

Penampakan Lily, Otak Sindikat Penjualan Bayi Lintas Negara Ditangkap Polda Jabar

57 tahun lalu

Pengakuan Tersangka Kasus Perdagangan Bayi: Saya Benci Orang Tua Korban

57 tahun lalu

Buron Usai Beraksi, Perampok di Bondowoso Ditembak Polisi

57 tahun lalu

Polisi Kejar 4 DPO usai Bongkar Ladang Ganja 20 Hektare di Empat Lawang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal