Polda Jabar Perketat Pengamanan Gereja usai Temuan Benda Diduga Bom

Tim iNews
Temuan benda diduga bom di ITC Baranangsiang yang ternyata berisi kayu. (Foto: Ist)

Menurut La Ode, pengamanan gereja mencakup sterilisasi area ibadah. Setiap gereja akan mendapatkan penjagaan minimal 10 personel untuk proses sterilisasi.

“Setiap gereja itu pengamanan minimal 10 ya untuk sterilisasi jagad, tapi di pospamnya itu lebih dari itu,” ujarnya.

Selain itu, sterilisasi gereja dilakukan oleh Tim Penjinak Bom (Jibom) Brimob Polda Jabar bersama jajaran polres. Mereka menggunakan metal detector dan alat pendeteksi bom.

“Sesuai SOP, kami melakukan sterilisasi sebelum pelaksanaan ibadah di dalam gereja. Gereja harus steril dulu. Sterilisasi dilakukan oleh tim Jibom Brimob setelah itu baru jemaat boleh memasuki tempat ibadah,” tutur La Ode.

Langkah ini dilakukan untuk mencegah masuknya benda berbahaya ke area ibadah. Selain sterilisasi lokasi, polisi juga akan melakukan pemeriksaan terhadap jemaat yang masuk ke gereja. Petugas akan ditempatkan di pintu masuk untuk melakukan pengecekan menggunakan metal detector.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Geger Temuan Benda Mirip Bom di Gereja GKPS Kosambi, Ini Kata Wali Kota Bandung

57 tahun lalu

Benda Diduga Bom di Gereja GKPS Bandung Ternyata Berisi Kayu, Polisi Buru Pelaku

57 tahun lalu

Detik-Detik Gegana Brimob Polda Jabar Amankan Mortir di Permukiman Bandung Barat

57 tahun lalu

Benda Diduga Bom di Gereja GKPS Bandung Gegerkan Warga Kosambi

57 tahun lalu

Kasus Gangguan Jiwa Berat di Bandung Naik, Kesehatan Mental Jadi Perhatian

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal