PMK Hewan Meluas, Jabar Mulai Terapkan Micro Lockdown untuk Tekan Penularan

Agung Bakti Sarasa
Jabar mulai menerapkan micro lockdown untuk menekan potensi meluasnya wabah PMK. (Foto: Ilustrasi)

BANDUNG, iNews.id - Penguncian terbatas atau micro lockdown mulai diterapkan di beberapa daerah di Jabar untuk menekan penyebaran wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan. Diketahui, wabah PMK sudah terdeteksi di Kabupaten Garut, Kabupaten Tasikmalaya, Kota Banjar, Kota Tasikmalaya, Kabupaten Sumedang, dan Kabupaten Kuningan.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Jabar, Moh Arifin Soedjayana menjelaskan, micro lockdown diterapkan, agar tidak berdampak besar terhadap kegiatan ekonomi masyarakat. 

"Jangan sampai merugikan ekonomi di wilayah sekitar. Dengan PPKM mikro saja, lockdown-nya zonasi kecamatan atau desa," kata Arifin. 

Arifin juga menyatakan bahwa pihaknya tidak menutup total pengiriman hewan ternak dari luar Provinsi Jabar. 

"Makanya pada saat hewan masuk (ke Jabar) di check point, kita minta SKKH (surat keterangan kesehatan hewan) dari kota pengiriman. Kalau terlihat gejala PMK, ya dipulangkan," katanya. 

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

PMK Hewan Mewabah, Pemerintah di Jabar Ambil Langkah Penanganan Mirip Covid-19 

57 tahun lalu

Karantina Sulut Gagalkan Penyelundupan 800 Kg Daging Celeng di Pelabuhan Bitung

57 tahun lalu

1.000 Lebih Ternak di Bandung Terjangkit Penyakit Mulut dan Kuku, 48 Ekor Mati

57 tahun lalu

2 Pasar Hewan di Lamongan Ditutup Imbas Wabah Penyakit Mulut dan Kuku

57 tahun lalu

Wamentan Sudaryono Sebut 4 Juta Vaksin Disiapkan Tangani Wabah PMK

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal