Pindad Pastikan Tidak Ada Zat Berbahaya dalam Produk Gas Air Mata

Agus Warsudi
Dirut PT Pindad Abraham Mose (dua dari kiri) memberikan keterangan terkait produk gas air mata. (FOTO: ISTIMEWA)

Efek ini timbul karena gas air mata mengandung lacrimator chemical substance (zat kimia yang menyebabkan iritasi tersebut). Munisi gas air mata dengan penggunaan yang sesuai prosedur dan memperhatikan kondisi tertentu serta tidak berbahaya.

"Penggunaan CS telah diketahui secara umum dan aman digunakan secara luas sebagai bahan kandungan yang sudah menjadi standar pada gas air mata di dunia," ujar Abraham Mose.

Pindad, tutur Dirut PT Pindad, telah memproduksi gas air mata sejak 1996 dan digunakan mendukung tugas Polri. Bahkan Pindad telah melakukan ekspor sejak 2006 hingga 2022 ke berbagai negara. seperti Australia, Philipina, Thailand, Timor Leste, Malaysia, dan Bangladesh.

"Isian produk Gas Air Mata buatan Pindad tersebut juga sama dengan yang digunakan dan diproduksi di negara lain, yaitu di Amerika Serikat dan Korea Selatan. Selama ini tidak pernah ada masalah terkait produk gas air mata buatan Pindad tersebut karena sudah sesuai standard dan melewati proses uji sebelumnya," tuturnya.

Dalam kesempata itu, Abraham Mose, menyampaikan duka cita yang mendalam atas insiden yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang pada Sabtu 1 Oktober 2022.

“Kami keluarga besar PT Pindad turut berbelasungkawa dan menyampaikan duka cita mendalam atas insiden yang terjadi di Kanjuruhan, Kabupaten Malang. Beberapa korban bahkan merupakan bagian dari keluarga karyawan kami,” ujar Dirut PT Pindad.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Komnas HAM Soroti Gas Air Mata hingga Manajemen Sepak Bola Nasional di Tragedi Kanjuruhan

57 tahun lalu

Gas Air Mata Kedaluwarsa, Bagaimana Efeknya jika Terpapar?

57 tahun lalu

Kapolres Malang Akui Tak Tahu Aturan FIFA Soal Penggunaan Gas Air Mata

57 tahun lalu

Kondisi Mata Aremania Masih Merah akibat Terpapar Gas Air Mata Pascatragedi Maut Kanjuruhan

57 tahun lalu

Kapolri: Penyelidikan Gas Air Mata Kedaluwarsa di Kanjuruhan Terus Dilakukan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal