Pilu, Tangisan Bayi di Cianjur Ungkap Ibunya Tewas Gantung Diri dalam Kamar

Ricky Susan
Petugas puskesmas memeriksa korban Fifit Haryani yang tewas gantung diri. (FOTO: RICKY SUSAN)

CIANJUR, iNews.id - Seorang ibu rumah tangga Fifit Haryati (38) warga Kampung Pasirnangka, RT 02/13 Desa Sirnagalih, Kecamatan Cilaku, Kabupaten Cianjur ditemukan tewas tergantung di dalam kamar menggunakan kain gorden, Senin (26/9/2022). Jasad korban ditemukan setelah bayinya yang berusia 6 bulan menangis.

Informasi yang dihimpun, peristiwa itu menggegerkan warga sekitar. Kematian ibu empat anak tersebut baru diketahui setelah anak bungsunya menangis meminta susu. Mak Iting, neneknya yang mengasuh masuk ke rumah agar sang ibu menyusui bayinya.

Namun saat masuk kamar, Mak Iting terkejut lantaran Fifit Haryati, tewas tergantung. "Anak bungsunya nangis minta susu saat saya mengasuhnya. Terus saya bawa ke ibunya. Pas dilihat di kamar anak saya (Fifit Haryani) menggantung di dalam kamar," kata Mak Iting (75), ibu korban.

Kapolsek Cilaku AKP Nandang menambahkan, kejadian bermula dari tangisan bayinya yang berusia 6 bulan dihalaman rumahnya. "Dari tangisan bayi diketahui ibunya menggantung di kamar," kata Kapolsek Cilaku.

AKP Nandang menyatakan, sampai saat ini belum diketahui motif korban bunuh diri. "Motifnya saat ini belum diketahui, masih proses lidik (penyelidikan)," ujar AKP Nandang.

Jasad korban Fifit Haryati, tutur Kapolsek Cilaku, sempat diperiksa petugas Puskesmas Cilaku. Namun, keluarga korban menolak untuk diautopsi. "Keluarga menolak autopsi dan menerima meninggalnya almarhumah dan langsung dikebumikan," tutur Kapolsek Cilaku. 

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Meresahkan, Tulang dan Kepala Babi Kembali Ditemukan di Cipanas Cianjur

57 tahun lalu

Gempar, Tulang dan Kepala Babi Sering Ditemukan di Jalan Raya Cipanas Cianjur

57 tahun lalu

Pulihkan Ekonomi, Menparekraf Dongkrak Kunjungan Wisatawan Gunung Padang Cianjur

57 tahun lalu

Menparekraf Anugerahkan Desa Wisata Terbaik untuk Gunung Padang Cianjur

57 tahun lalu

Ibunya Meninggal, Siswa SD di Cianjur Jarang Sekolah karena Harus Jaga Adik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal