Pilu! Ibu di Sukabumi Ditandu ke RS, Bayi Baru Dilahirkan Meninggal Dunia

iNews
Seorang ibu di Kampung Lamping, Desa Tanjungsari, Kabupaten Sukabumi, terpaksa ditandu menuju kendaraan untuk mendapatkan penanganan medis di rumah sakit. (Foto: Rekaman video warga).

SUKABUMI, iNews.id - Seorang ibu di Kampung Lamping, Desa Tanjungsari, Jampang Tengah, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat terpaksa ditandu menuju kendaraan untuk mendapatkan penanganan medis di rumah sakit. Ibu tersebut mengalami kontraksi usai melahirkan

Warga menggunakan tandu darurat dari kain sarung dan sebatang bambu, menyusuri jalan berbatu dan licin sejauh tiga kilometer karena kondisi jalan rusak parah yang tidak bisa dilalui kendaraan roda empat.  

Sebelum peristiwa itu, bayi laki-laki yang baru beberapa jam dilahirkan meninggal dunia. Ambulans yang hendak membawanya ke rumah sakit terlambat datang akibat kesulitan menjangkau lokasi. 

Kini pasangan suami istri, Ujang Suryana dan Fitri Andriani, hanya bisa pasrah menerima kenyataan kehilangan anak mereka karena keterlambatan penanganan medis.  

"Jalannya licin tidak dapat dilalui mobil karena cuaca hujan makanya ditandu jaraknya lumayan jauh sekitar tiga kilometer untuk sampai ke jalan yang rata. Kondisi anak sudah meninggal pas waktu lahir," kata Ujang di kediamannya, Selasa (10/2/2026).

Menurutnya, kejadian serupa kerap terjadi akibat kondisi jalan rusak berat sepanjang 10 kilometer. Di tengah kehilangan anak dan keselamatan istrinya yang dipertaruhkan, jalan rusak bukan lagi sekadar persoalan infrastruktur, melainkan garis tipis antara hidup dan mati.  

"Saya sangat terpukul karena jalan ini jadi terhambat buat antar ke rumah sakit pas datang mobil anak saya sudah meninggal," ucapnya.  

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Hasto PDIP Singgung Kisah Pilu Siswa SD di NTT: Menggugah Kemanusiaan

57 tahun lalu

Demo Jalan Rusak Tak Ditangani, Warga Blora Tanam Pohon Pisang di Jalur Provinsi

57 tahun lalu

Bentrokan Usai Nobar Laga Persib Vs Persija di Sukabumi, 3 Orang Terluka

57 tahun lalu

Angkot di Sukabumi Gunakan Elpiji 3 Kg sebagai Bahan Bakar, Sehari 2 Tabung

57 tahun lalu

Akan Kabur ke Sumatera, 3 Pelaku Pengeroyokan Maut di Sukabumi Ditangkap di Banten

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal