"Walaupun ada prediksi potensi penambahan kasus, namun saya meyakini, dengan menerapkan protokol kesehatan ketat, penularan bisa dihindari," katanya.
Kang Emil mengatakan, terdapat sekitar 32.305 tempat pemungutan suara (TPS) di delapan daerah Pilkada 2020. Adapun jumlah pemilih mencapai 11.632.816 orang. Nantinya, di setiap TPS akan ada sekitar 350 pemilih yang akan menyalurkan suaranya mulai pukul 07.00 WIB hingga 13.00 WIB.
Kang Emil juga menginstruksikan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 untuk intens mengampanyekan prokes sebelum pencoblosan dilaksanakan. Dia juga mendorong Komisi Pemilihan Umum (KPU) melakukan simulasi pencoblosan secara komprehensif untuk mencegah munculnya kerumunan saat pencoblosan.
"Kita sudah mitigasi seminimal mungkin tidak terjadi kasus, sampai beberapa kali saya beri masukan bagaimana flow manusia jangan terlalu lama di satu titik TPS," katanya.
Kang Emil optimistis, warga Jabar akan disiplin menerapkan prokes secara ketat selama pilkada. Dia juga meyakini, pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 di Jabar berlangsung kondusif dan aman dari penularan Covid-19.