Pada Sabtu pagi, korban juga masih beraktivitas seperti biasa di rumah. Setelah sempat makan bubur dan salat dzuhur, korban tiba-tiba tergeletak di depan televisi. Setelah dibangunkan, ternyata korban sudah tidak bernyawa lagi. Keluarga pun syok.
“Jumat malam memang dia panas, demam. Dia sempat minum susu dan obat, katanya sudah baikan. Sabtu pagi dia masih jalan-jalan di rumah, masih kelihatan sehat,” kata Nia Dania, Minggu (21/4/2019).
Sementara Ketua Bawaslu Kota Tasikmalaya, Ijang mengatakan, korban dikenal sebagai orang yang tekun dan ulet. Selama mengerjakan tugasnya menjadi anggota panwaslu, Rian juga diketahui selalu bertanggung jawab.
“Selama bertugas, tidak ada keluhan dari almarhum dan bekerja dengan bertanggung jawab. Tiba-tiba kami mendapat kabar almarhum sudah meninggal,” katanya.
Ijang mengakui, pekerjaan para petugas selama proses Pemilu 2019 sangat melelahkan dan menguras tenagas. Apalagi, pengawasan saat proses pemungutan suara dan penghitungan surat suara dilakukan tanpa jeda.
“Ini untuk memastikan seluruh tahapan Pemilu berjalan sesuai prosedur sehingga petugas kurang istirahat. Kami juga sedang mengevaluasi apakah ini memang karena yang bersangkutan punya riwayat kesehatan. Tapi memang proses pengawasan menguras tenaga,” kata Ijang.