Petugas Pemulasaraan Jenazah Covid-19 Curhat Insentif, Ini Penjelasan RSUD Soekardjo

Asep Juhariyono
Tim Pemulasaraan Jenazah Covid-19 di Tasikmalaya menuliskan kekecewaan di pakaian APD. (Foto iNews/Asep Juhariyono).

Dia berharap Kemenkes tidak membedakan dan memandang sebelah mata para petugas pemulsaraan jenazah. Mereka adalah petugas utama memerangi pandemi Covid-19 di setiap daerahnya.

"Itu sebagai bentuk kekecewaan mereka, dan saya juga memahaminya. Kita manajemen bukan hanya memprioritaskan petugas medis saja, petugas pemulasaraan jenazah juga harus diprioritaskan oleh pemerintah pusat," ujarnya.

Sebelumnya, pakaian hazmat atau alat pelindung diri yang digunakan tim pemulasaran jenazah Covid-19 di RSUD Dokter Soekardjo Kota Tasikmalaya berbeda. Mereka menuliskan kekecewaan di pakaian hazmat.

Petugas mencoretkan dibagian punggung dengan menggunakan spidol warna hitam bertuliskan kerja tanpa upah dan kapan insentif cair. Padahal tenaga medis lainya seperti perawat sudah mendapatkan honor.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Guncang Pangandaran, Berkekuatan Magnitudo 4,2

57 tahun lalu

Detik-Detik Kepsek Digerebek Bersama 5 Gadis di Pangandaran, Ada yang Tak Sadarkan Diri

57 tahun lalu

Pangandaran Geger! Oknum Kepsek Digerebek dalam Penginapan Bersama 5 Gadis Sekaligus

57 tahun lalu

Cekcok gegara Gadai Motor, Pria di Tasikmalaya Tewas Ditusuk Teman di Pasar Ikan

57 tahun lalu

Demo di Tasikmalaya Memanas, Massa Berkostum Hitam Rusak Kantor DPRD

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal