Awalnya, ujar Dadi Haryanti, Kampung Bungur merupakan tanah bengkok yang tidak produktif sehingga Pemerintah Desa Jalatrang berupaya agar lahan tersebut bermanfaat.
"Nama Kampung Bungur berasal dari sebuah pohon Bungur di mana pohon tersebut sudah menjadi ikon Desa Jalatrang," ujar Dadi Haryadi.
Selain Kampung Bungur, tutur Kades Jalatrang, terdapat sejumlah fasilitas penunjang lainnya yang dapat dikunjungi wisatawan. Seperti kuliner umkm produk makanan ringan sotong, kopi jati, dan kampung sayuran.
"Dengan berbagai potensi itu, para wisatawan diharapkan berwisata seharian di Kampung Bungur ini," tutur Kades Jalatrang.
Dadi Haryadi mengatakan, pengelola berencana membuat sebuah paket wisata di Kampung Bungur dengan berkeliling, mengunjungi beberapa tempat dalam satu kawasan desa wisata.