Meskipun stok menipis, tutur Uke, bukan berarti PMI Kota Bandung tak bisa melayani masyarakat yang membutuhkan darah. PMI Kota Bandung masih bisa mencarikan solusi atas kekurangan itu.
"Stok itu buat kami adalah (darah) untuk disimpan. Itu tidak ada. Sebab, kebutuhan sehari 500 labu, kami hanya bisa memenuhi 300-350 labu," tutur Uke.
Ketua PMI Kota Bandung Ade Koesjanto mengatakan, masyarakat yang membutuhkan darah ada sebaiknya langsung menghubungi PMI Kota Bandung. Jangan mengunggah status atau permintaan bantuan di media sosial.
PMI Kota Bandung dipastikan akan membantu memenuhi kebutuhan darah bagi masyarakat. "Kami bekerja 24 jam dalam pengadaan darah. Jangan panik, bagi yang membutuhkan darah, datang ke PMI. Sertakan surat pengantar rumah sakit, nanti diberikan petunjuk PMI untuk memenuhi kebutuhan (darah)," kata Ade.