"Secara prinsip tidak merugikan karena kami hanya mengenang leluhur dan ini juga untuk kebaikan Pangandaran sebenarnya," kata
Heru Purnomo, perwakilan Yayasan Manunggal Rasa Kemanusiaan Cilacap, Jawa Tengah, sebagai penyelenggara ritual, Minggu (5/9/2021).
Di bagian lain, Sekretaris Satpol PP Pangandaran Bangi mengatakan, kegiatan itu sangat berpotensi menimbulkan kerumunan lantaran jadi perhatian pengunjung dan warga sekitar.
"Mereka tidak berizin juga banyak orang dan potensi jadi perhatian wisatawan," kata Bangi.