Perempuan Korban Pelecehan Seksual saat Urus KTP di Bandung Diancam Pelaku

Agung Bakti Sarasa
Perangkat desa diduga melakukan pelecehan seksual terhadap perempuan dengan mengajak berhubungan sebagai syarat mengurus KTP. (Foto: istimewa/ilustrasi)

"Kami sudah bernegosiasi berapa harga gitu kan. Terus dia bilang Rp1 juta. Nah itu oke, selesaikan dengan nominal segitu dan saya sanggup," kata SR.

Beberapa hari kemudian, SR kembali datang ke kantor desa untuk bertemu dengan terduga pelaku R untuk menanyakan pengurusan dokumen tersebut. Saat itu, pelaku memberi tahu Rp1 juta tidak cukup untuk mengurus dokumen yang diajukan. 

Namun demikian, pelaku memberikan opsi kepada korban, dokumen bisa diurus asalkan korban mau berhubungan intim dengan pelaku R.

"Ternyata nominal Rp1 juta itu gak. Dia langsung ngomong katanya 'itu semua bisa saya urus asal kamu mau berhubungan badan dengan saya'," ujar SR.

Mendengarkan penyataan tersebut, SR terkejut. Sebab, baik korban maupun pelaku jarang bertegur sapa walaupun tinggal di satu RT.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

HUT ke-77 Bhayangkara, Polrestabes Bandung-Tionghoa Peduli Bagikan 2.000 Paket Sembako

57 tahun lalu

Sambut HUT ke-77 Bhayangkara, Polrestabes Bandung Sumbang 150 Labu Darah

57 tahun lalu

Pascakebakaran di Jalan Peta Bandung, Kapolrestabes Pastikan Penyelidikan Dilakukan

57 tahun lalu

Anggota Geng Motor yang Rusak Bus di Solokan Jeruk Bandung Ditangkap

57 tahun lalu

Gak Ada Moral, Perangkat Desa di Bandung Ajak Perempuan Cantik Indehoy saat Urus KTP

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal