Setelah membuka tas berisi uang, mereka terkejut setelah mengetahui mereka mendapatkan uang dalam jumlah yang tak pernah terbayangkan. Mereka lantas membagi rata uang tersebut.
Saat itulah pelaku Ajaj tak kuasa menahan kegembiraannya hingga mengalami serangan jantung. Dia pun dirawat di rumah sakit swasta. Ajaj harus menghabiskan sebagian besar uang hasil rampokannya untuk biaya perawatan.
Tak hanya itu, Ajaj juga menderita stroke dan kembali harus menghabiskan uangnya untuk biaya rumah sakit. Sementara itu rekannya Naushad menikmati hasil curiannya dengan berjudi.
Kini keduanya harus mempertanggungjawabkan perbuatan mereka dengan barang bukti berupa uang tunai, dua pistol, dan sepeda motor.