Penjual Obat Penggugur Kandungan dan Pelaku Aborsi Ilegal Dibekuk Polisi di Bandung

Agus Warsudi
Gin Gin Tigin Ginulur
Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Budi Sartono menginterogasi SES penjual obat aborsi. (FOTO: iNews.id/AGUS WARSUDI)

BANDUNG, iNews.id - Seorang penjual obat penggugur kandungan dan 4 pelaku aborsi ilegal di Bandung ditangkap polisi. Kelima tersangka antara lain, SES alias Jhon alias Yatim (19) penjual obat penggugur kandungan, dan pelaku aborsi LSPL (19) dan DJN (19), serta AR (42) dan J (36). 

Kapolresta Bandung Kombes Pol Budi Sartono mengatakan, kasus ini terungkap pada 30 November 2023. Tim Satreskrim Polrestabes Bandung melaksanakan penyelidikan penggunaan obat-obatan terlarang.

"Untuk penjualan obat-obatan yang sering digunakan untuk dilakukan aborsi. Dalam kasus ini, kami menangkap tersangka SES," kata Kapolrestabes Bandung didampingi Kasatreskrim Kompol Agta Bhuwana Putra di Mapolrestabes Bandung, Senin (4/12/2023).

Dari tangan tersangka SES, ujar Kombes Pol Budi Sartono, penyidik mengamankan sepuluh obat penggugur kandungan yang dijual. Selain itu, polisi juga menyita handphone berisi foto dan video aborsi, video janin yang sudah dikeluarkan, bukti transfer. Dari tersangka AR dan J polisi menyita ember, gayung, sandal, dan bukti transfer untuk membeli obat penggugur kandungan.

Kasus SES dikembangkan hingga diketahui para pelaku aborsi ilegal. "Ternyata yang bersangkutan (SES) telah melakukan beberapa kali menjual obat dan juga melakukan aborsi ilegal terhadap pasangan bukan suami istri LSPL-DIN, dan AR dan J," ujar Kombes Pol Budi Sartono.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kronologi Lengkap Mahasiswi Unsri Tewas saat Aborsi

57 tahun lalu

Pilu, Mahasiswi Unsri Palembang Tewas saat Aborsi

57 tahun lalu

Ini Obat Terlarang yang Dijual Dokter Gadungan di Bandung untuk Aborsi Ilegal

57 tahun lalu

Promosi Melalui Medsos, Polisi Ungkap Praktik Aborsi Ilegal di Bandung

57 tahun lalu

Ngeri, Korban Dokter Gadungan Jual Obat dan Konsultasi Aborsi Ilegal Lebih dari 100 Orang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal