Pengusaha Sikapi Pembatasan Kapasitas 30 Persen Gedung Resepsi, Ini Kata Mereka

Arif Budianto
(Kiri-kanan) Ketua DPP Asgeprindo Dwi Windyarto, Ketua DPD Asgeprindo Jabar Mohamad Arief Wibowo, dan Ketua Dewan Penasihat Asgeprindo Laksma TNI (Pur) Heri Suyanto di Hotel El Royale, Kota Bandung, Senin (14/12/2020). (Foto iNews.id/Arif Budianto)

Arief bersyukur, pengusaha tempat pertemuan dan resepsi tak terpuruk pada awal pandemi. Meski banyak usaha turunan yang juga ikut terdampak. Seperti tata rias, dekorasi, fotografi, katering, dan lain-lain. 

Sementara itu, Ketua DPP Asgeprindo Dwi Widyarto mengatakan, saat ini sebagian pemilik usaha gedung pertemuan dan Resepsi telah kembali buka. Walaupun, untuk beberapa daerah seperti DKI Jakarta mesti mendapatkan izin operasional dengan penerapan protokol Covid-19 yang sangat ketat. 

"Di Jakarta mungkin sekarang sudah ada 70-an yang diperbolehkan beroperasi dengan kapasitas dibatasi. Tapi kami bersyukur, setidaknya kami bisa bernapas lega. Karena pada awal PSBB sempat berhenti total," kata Dwi.

Menurut dia, bisnis gedung pertemuan dan Resepsi ini memberi dampak besar terhadap ekonomi. Karena, banyak usaha turunan yang terlibat. Dari sisi sumber daya manusia (SDM) dalam satu kali acara pernikahan bisa melibatkan 100 orang tenaga kerja. "Di Jakarta, dalam sehari setidaknya digelar 140 resepsi atau ketemuan berlangsung," ujarnya. 

Pada kesempatan tersebut, dilantik pengurus DPD Asgeprindo Jabar dengan ketuanya Mohamad Arief Wibowo untuk masa bakti 2020-2025. Juga melantik DPC Kota Bekasi dengan ketua terpilih adalah Muhammad Salman.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

RS Nyaris Overload, Pemkot Bandung Tambah Ruang Isolasi Covid-19 di Supratman dan Setiabudhi

57 tahun lalu

Ini Kabar Terbaru RW dengan Kasus Covid-19 Tertinggi di Antapani Bandung

57 tahun lalu

Wali Kota Oded Sebut Klaster Keluarga Sebabkan Kota Bandung Zona Merah

57 tahun lalu

Bandung Zona Merah Covid-19, SOR Arcamanik dan GBLA Dibidik Jadi Tempat Isolasi

57 tahun lalu

Kerumunan Massa Jadi Penyebab Kota Bandung Zona Merah Lagi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal