Pengunjung Sepi, 5 Mal di Kota Bandung Terancam Dijual

Agus Warsudi
Pengunjung mal masih sepi. Kondisi ini menyulitkan para pengelola mal lantaran pendapatan tak sebanding dengan biaya operasional. (Foto: ANTARA)

"Kami berterima kasih, pemerintah memberi relaksasi sebesar 50 persen. Tapi kami tempat hiburan itu juga turut dibuka. Sebab orang datang ke mal bukan cuman belanja, tapi juga cari hiburan," tuturnya.

Handianto mengatakan, jika tempat hiburan dibuka, seperti arena bermain anak dan remaja, dan bioskop,  tenaga kerja kembali terserap. "Contohnya bioskop. Biasanya punya 30 pegawai. Kalau bioskop tutup, 30 orang ilang. Di Bandung ada berapa mal? Mungkin sekarang ratusan pekerja bioskop itu jobless (menganggur)," ucap Handianto.

Ketua APPBI memastikan penerapan protokol kesehatan (prokes) ketat telah dilakukan seluruh pengelola mal di Bandung. Selain itu, mayoritas karyawan mal pun telah mengikuti vaksinasi Covid-19.

"Mungkin pekan ini di Bandung Raya sih semua pekerja sudah divaksin. Kemarin masih ada sisa sekitar 6.000 pekerja (yang belum). Tapi akhir-akhir ini mereka banyak yang mandiri, karena ada aturan dari pemerintah, pekerja mal harus vaksinasi," ujarnya.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Puluhan Pengunjung Mau Disuntik Vaksin Covid-19 demi Masuk Mal di Bandung

57 tahun lalu

Masih Ada yang Kurang, Mal di Bandung Diminta Lengkapi Prokes Sesuai Inmendagri dan Perwal

57 tahun lalu

Tinjau Uji Coba Pembukaan Mal di Bandung, Wakil Wali Kota Bilang Begini

57 tahun lalu

Jadwal SIM Keliling Bandung Hari Ini 30 Mei 2026, Cek Lokasi dan Persyaratan

57 tahun lalu

Ribuan Kendaraan Wisatawan Padati GT Pasteur Bandung, Diprediksi Meningkat hingga Malam

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal