PURWAKARTA, iNews.id - Seorang pengemis kabur saat ketahuan mengemis dengan modus pura-pura buta di depan Kantor Distarkim Purwakarta, Jalan KK Singawinata, Kabupaten Purwakarta. Kejadian bermula saat Dedi Mulyadi olahraga pagi dengan bersepeda keliling Purwakarta.
Saat tiba di lokasi, Kang Dedi melihat seorang pengemis duduk di trotoar. Layaknya seorang pengemis sang kakek membawa mangkuk berisi uang. Untuk lebih meyakinkan terlihat buta, dia membawa tongkat dan memakai kacamata hitam. “Abah dari mana ini?” kata Kang Dedi menyapa pengemis tersebut.
Saat dihampiri dan disapa oleh Kang Dedi, kakek pengemis tak menjawab. Justru hendak berdiri dan pergi dari tempatnya. Bahkan si kakek terus menghindar saat ‘diinterogasi’ oleh Dedi. “Abah jagjag kan (sehat kan)? Panon Abah teu bisa ningali (mata Abah tidak bisa melihat)?” tanya Kang Dedi kembali.
Sang kakek terus menghindar berjalan seolah lupa bahwa dia sedang ‘buta’. “Hayu urang ka dokter meh mata Abah cageur (ayo kita ke dokter biar mata Abah sembuh),” ujar Kang Dedi.
Karena terus menghindar, Kang Dedi pun berinisiatif memanggil seorang tukang ojek untuk mengantarkan sang kakek yang mengaku rumahnya di Kecamatan Bongas, Purwakarta itu.