Pengaturan Salat Tarawih, GTPP Purwakarta Tak Berani Dahului Keputusan Kemenag

Asep Supiandi
Ilustrasi salat tarawih. (Foto: dok)

PURWAKARTA, iNews.id - Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Purwakarta belum menentukan sikap soal pengaturan salat tarawih saat Ramadhan tahun ini. Gugus tugas tidak berani mengeluarkan kebijakan yang mendahului keputusan Kementerian Agama (Kemenag) karena persoalan itu cukup sensitif.

"Nanti pasti ada pengaturan, tapi menunggu dari Kemenag," kata Ketua Harian GTPP Covid-19 Kabupaten Purwakarta, Iyus Permana, Jumat (2/4/2021).

Termasuk soal wacana adanya pelaksanaan salat tarawih dilaksanakan dengan pola shift, Iyus menyebutkan, kemungkinan tidak menggunakan sistem itu. Acuannya tetap pada pengaturan 50 persen dari kapasitas ruangan masjid atau musala.

Di bagian lain, sejumlah pengurus masjid di Purwakarta sudah mulai mempersiapkan pelaksanaan ibadah saat Ramadhan. Termasuk mempersiapkan pelaksanaan salat tarawih. Mereka sudah mempersiapkan ibadah itu secara normal, tanpa ada batasan 50 persen dari kapasitas ruangan. Alasannya, di lingkungannya sudah tidak ada lagi warga positif Covid-19.

"Kami sudah mempersiapkan semuanya termasuk pelaksanaan tarawih. Sementara ini kita siapkan secara normal saja dulu, kalau nanti ada kebijakan dari pemerintah kita mengikuti," ujar salah seorang pengurus masjid di Purwakarta.

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
5 tahun lalu

Usulan Salat Tarawih Bergiliran, Kepala Kemenag KBB: Saya Sangat Setuju

11 hari lalu

Kebakaran TPA Cikolotok Purwakarta Belum Padam, Api Diduga Dipicu Ledakan Korek Gas

5 bulan lalu

Kecelakaan Bus Wisata dan Truk di Tol Cipali, Sopir Tewas Puluhan Penumpang Luka-Luka

6 bulan lalu

2 Truk Tabrakan di Tol Cipularang, Kernet Tewas Terjepit

7 bulan lalu

3 Jalur Alternatif Purwakarta Cirebon Anti Macet Cipali, Hemat 2 Jam!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal