Penerapan Swab dan Rapid Test Antigen Rugikan Pengusaha, Asita Jabar Keberatan

Arif Budianto
Tenaga kesehatan saat melakukan pengambilan sampel swab test. (Foto: iNews/Ahmad Ridwan Nasution)

Menurut Budi, sapaan akrab Budijanto, pemerintah dibayar oleh rakyat untuk mengurus negara. Banyak orang pintar dan kredibel yang bisa membantu mengambil keputusan. Semestinya, semua kebijakan jelas ditetapkan sejak awal terkait pandemi. Jangan tampak tutup buka seperti saat ini. 

"Kami sangat terganggu dengan kebijakan pemerintah ini. Mungkin tujuan mereka baik untuk mencegah penularan covid. Tapi masalahnya, aturannya tidak konsisten dan berubah terus. Sebentar buka, sebentar tutup, sebentar enggak boleh. Ini yang menjadi bingung industri pariwisata," tutur Budi.

Budi mengatakan, para pengusaha yang tergabung dalam Asita Jabar kebingungan atas kebijakan tersebut. Budi tidak berani berspekulasi, apakah kebijakan tersebut ada kepentingan tertentu yang bermain di belakang layar atau tidak.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Mahfud MD Tolak Klaim 3 Juta Penjemput Habib Rizieq di Bandara Soetta: 10.000 Tidak Masuk

57 tahun lalu

Ridwan Kamil Protes Kasus Kerumunan Massa Habib Rizieq di Bandara Soetta: Kenapa Tak Diperiksa?

57 tahun lalu

Diprediksi Banyak Penumpang Batal ke Bali, Bandara Husein Bandung Siapkan Ini

57 tahun lalu

Libur Natal dan Tahun Baru, Penumpang di Bandara Husein Bandung Diprediksi Naik 60 Persen

57 tahun lalu

Terungkap! Pasien Terpapar Virus Super Flu Meninggal di Bandung Punya Komorbid

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal