Selain menodongkan pistol, pelaku juga menyandera teman Yoga. Spontan Yoga berusaha menolong temannya. "Teman saya disandera dan juga ditodong pistol di bagian kening. Kemudian, saya menolong teman saya," ujarnya.
Yoga juga mengaku sempat memegang tangan pelaku yang akan menembak temannya. Namun, pelaku lain menembakkan senjata ke arah wajahnya.
"Jarak tembakannya kurang dari 5 sentimeter (cm) dari wajah saya. Tembakan terdengar tiga kali dan pelaku juga menembak bagian punggung dan kaki saya," tutur Yoga.
Detik-detik sebelum penembakan itu ternyata disaksikan oleh saksi mata bernama Andri (19). Dia menuturkan, saat peristiwa itu terjadi di persimpangan menuju Jalan Teuku Umar, Senin (24/8/2020) sekitar pukul 23.00 WIB, dirinya sedang nongkrong di kedai susu murni.
Andri sempat melihat pengendara motor Ninja berwarna kuning ditendang jatuh oleh dua orang yang berboncengan menggunakan motor N-Max. Setelah itu, sempat terjadi perkelahian. Korban melakukan perlawanan terhadap orang tak dikenal (OTK) yang mendatanginya.