Peneliti ITB Terapkan Teknologi Nano dalam Baterai Litium, Hasilnya Lebih Joss

Agus Warsudi
Afriyanti Sumboja PhD, dosen dan peneliti ITB saat memaparkan hasil penelitian terkait penerapan teknologi nano dalam baterai. (FOTO: ITB.ac.id)

Material dikatakan berukuran nano, kata Afriyanti Sumboja, saat setidaknya memiliki satu dimensi berukuran di bawah 100 nm. Dalam ukuran tersebut, material nano mengalami perubahan sifat fisik sehingga bisa diaplikasikan untuk kepentingan engineering.

Baterai memiliki dua fungsi kerja utama yaitu sebagai alat penyimpan energi sekaligus alat pengkonversi energi. Baterai harus memiliki kemampuan untuk menyimpan energi dalam bentuk energi kimia saat diisi.

"Saat digunakan, baterai mampu mengkonversi energi kimia tersebut menjadi energi listrik dan mengalirkannya ke alat," kata Afriyanti Sumboja.

Saat ini, ujar Afriyanti Sumboja, banyak penelitian yang mengembangkan baterai dengan tujuan untuk meningkatkan densitas energi pada baterai sehingga dapat digunakan untuk menyuplai energi yang lebih besar. 

"Misalnya untuk suplai daya ke kendaraan listrik atau untuk menyimpan energi dari sumber terbarukan," ujar Afriyanti Sumboja.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Sule, Rizky Febian, dan Putri Delina Hadir di PN Bandung, Jadi Saksi Kasus Penggelapan

57 tahun lalu

3 Mobil Damkar dan 2 Truk Penyuplai Air Dikerahkan untuk Padamkan Kebakaran di Pasar Bandung

57 tahun lalu

Dirut PLN Sebut Pasokan Listrik di Kereta Cepat Jakarta-Bandung Proyek Investasi

57 tahun lalu

Warga Bandung Resah Kemunculan Gerombolan Monyet Liar Muncul

57 tahun lalu

Geger Kawanan Monyet Liar Muncul di Permukiman Warga Bandung

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal