Metode pencarian pada hari keempat akan menggunakan perahu dan sensor yang mampu mendeteksi hingga kedalaman 3 meter. KBRI mendapatkan kabar hilangnya Emmeril atau Eril di Sungai Aaree, Kota Bern, Swiss, pada Kamis (26/5/2022) pukul 11.24 waktu setempat.
Upaya pencarian oleh tim SAR melibatkan unsur Polisi, Polisi Maritim, dan Pemadam Kebakaran sebagai pilot drone. Pada hari kedua, Jumat (27/5), tim SAR memperluas area deteksi. Wilayah yang diperiksa pada hari kedua mencapai 17,8 kilometer (km) area sungai Aaree, yakni dari Jembatan Tiefenau hingga pintu air Wohlensee. Tim SAR menurunkan penyelam untuk memulai pencarian bawah air.
Diberitakan sebelumnya, Gubernur Jabar Ridwan Kamil dan istri akhirnya memberikan kabar terkait musibah yang menimpa anak sulungnya, Emmeril Kahn Mumtadz. Melalui keterangan tertulis yang disampaikan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatikan Ika Mardiah menyebutkan, Emmeril yang hilang terseret arus Sungai Aaree di Bern, Swiss belum ditemukan.
Orang nomor satu di Jabar bersama istri tercintanya itu menyampaikan pesan perkembangan pencarian hingga Jumat (27/5/2022) pada pukul 21.00 WIB.
Menurut Ika, Kang Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil, juga menyampaikan pesan bahwa Tim SAR Swiss masih melakukan pencarian. Kang Emil dan istri pun memohon doa, agar putranya segera ditemukan dalam keadaan baik dan selamat.
"Mohon doanya agar putra kami, Emmeril Kahn Mumtadz dapat segera ditemukan dalam keadaan baik dan selamat. Sampai saat ini Tim SAR Swiss masih melakukan pencarian," tutur Ika dalam pesan yang disampaikan Kang Emil kepadanya, Sabtu (28/5/2022).