Pemudik Diingatkan, Ridwan Kamil: Gak Usah Bersiasat Nanti Cape Sendiri

Agung Bakti Sarasa
Gubernur Jabar Ridwan Kamil. (foto: Istimewa)

Lebih lanjut Kang Emil mengatakan, berdasarkan laporan dari Kapolda Jabar, Irjen Ahmad Dofiri, provinsi yang dipimpinnya menjadi provinsi yang paling banyak memiliki pos penyakatan yang jumlah totalnya mencapai 158 pos baik di tol, jalur nasional, maupun arteri.

"Tadi Pak Kapolda sudah melaporkan, dari 300-an pos penyekatan se-Republik Indonesia, setengahnya itu ada di Jawa Barat. Terdiri dari 20-an pos penyekatan di jalan tol, nasional, sisanya 130-an di jalan lokal arteri melibatkan polsek terkait," tuturnya. 

Dalam kesempatan itu, Kang Emil juga kembali menegaskan bahwa mudik lokal di wilayah aglomerasi juga dilarang. Dia menyatakan, mobilitas di wilayah aglomerasi hanya diperkenankan untuk kegiatan yang bersifat produktif. 

"Sudah diputuskan, aglomerasi itu diizinkan hanya kegiatan produktivitas. Orang tinggal di Cimahi kerja di Bandung tidak akan dirazia, tidak akan disekat. Tapi tidak boleh dijadikan alasan untuk mudik," katanya. 

Menurut Kang Emil, guna mengetahui pengendara hendak mudik atau berkegiatan di wilayah aglomerasi, petugas gabungan akan melakukan pemilahan. Pengendara yang terlihat hendak mudik atau terbukti akan mudik dipastikan bakal diminta kembali ke daerah asal. 

"Mudik intinya dilarang tidak ada istilah mudik lokal, kita koreksi semua jenis mudik di aglomerasi di inter-aglomerasi, inter-kota, inter-provinsi juga dilarang," ucapnya. 

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Polisi di Jabar Kembali Paksa 4.910 Kendaraan Putar Balik ke Daerah Asal

57 tahun lalu

Jadwal SIM Keliling Bandung Hari Ini 13 Juni 2026, Cek Lokasinya

57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Guncang Kabupaten Sukabumi, Cek Kekuatan Magnitudonya!

57 tahun lalu

Balita Hanyut di Sungai Cianten Bogor Ditemukan Tewas, Terseret Arus saat Temani Ibu Mencuci

57 tahun lalu

Jadwal SIM Keliling Bandung Hari Ini 6 Juni 2026, Cek Lokasinya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal