Pemuda Sukabumi Korban TPPO di Laos Terancam, Minta Tolong ke Ridwan Kamil dan Jokowi 

Dharmawan Hadi
Suasana kamar apartemen yang ditempati korban F dan unggahan di medsos. (FOTO: tangkapan layar)

SUKABUMI, iNews.id - Dua pemuda asal Sukabumi jadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di Laos, merasa terancam keselamatannya. Mereka meminta tolong kepada Gubernur Jabar dan Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar bisa pulang ke Sukabumi.

Permintaan tolong itu disampaikan, satu dari dua korban asal Sukabumi berinisial F (28), warga Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi lewat unggahan di media sosial. Di apartemen tempat penyekapan, F bersama dua pemuda lain, satu warga Cisaat, Kabupaten Sukabumi dan satu asal Lampung.

 "Minta doanya dan sharenya mumpung ada koneksi karena komunikasi dibatasi. Saya dan teman saya jadi korban perdagangan manusia di Laos. Kronologi mau dipekerjakan di Thailand malah diseberangkan ke Laos lewat Sungai Mekong," tulis F yang dibagikan ke group Sukabumi Facebook, Selasa (19/8/2022). 

Korban F menyatakan, di dalam apartemen, seperti dalam penjara, dikurung tidak bisa keluar. Segala sesuatu dibatasi. F dan dua temannya, tidak boleh berinteraksi dengan orang lain. Bahkan, mau makan pun susah karena makanan yang diberi mengandung babi.

"Semoga pihak Divisi Humas Polri, Polres Sukabumi, bisa menolong saya, teman saya dan warga Indonesia di sini yang terjebak jadi korban perdagangan orang agar bisa keluar dari gedung (apartemen) ini," ujar F.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pembunuhan Tukang Ojek di Ciletuh Sukabumi, Polisi Buru Penadah Motor Korban

57 tahun lalu

Usai Santap Dodongkal, 19 Warga Gedong Panjang Sukabumi Diduga Keracunan

57 tahun lalu

Terungkap Fakta Kasus Tewasnya Tukang Ojek di Geopark Sukabumi, Pelaku dan Korban Duel

57 tahun lalu

Pembunuh Tukang Ojek di Geopark Ciletuh Sukabumi Ditangkap, Ini Tampangnya

57 tahun lalu

Tergiur Gaji Besar, 2 Pemuda asal Sukabumi Diduga Jadi Korban TPPO di Laos

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal