Oleh sebab itu pihaknya masih terus mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi di TKP ataupun dari teman-teman dekat korban.
Terkait bukti-bukti yang dapat mengarah ke pelaku, Redhoi menyebutkan belum ada yang spesifik. Pihaknya pun mengakui belum menemukan dan mengamankan barang bukti yang digunakan pelaku untuk menghabisi nyawa Anjanii Bee.
Karena itu, ujar Yohanes, sekarang penyidik masih fokus kepada penyelidikan dan belum mau tergesa-gesa mengambil kesimpulan sebelum bukti akurat didapatkan.
"Masih belum ditemukan (alat) yang dipakai menghabisi korban. Kami fokus ke penyelidikan dulu," ujar Kasat Reskrim.
Sebelumnya Kapolres Cimahi AKBP M Yoris Maulana Yusuf Marzuki menilai pelaku pembunuhan Anjanii Bee dinilai sudah lihai. Hal itu dilihat dari bekas luka sayatan di leher korban dan bagaimana pelaku bisa menyembunyikan alat bukti hingga sulit ditemukan.
"Saya katakan pelaku ini lihai, dia bisa menyembunyikan atau membuang alat bukti utama secara rapi dan sulit dilacak," kata Yoris.
Diketahui Anjanii Bee ditemukan tewas dengan luka di leher dan wajah pada Kamis (5/3/2020). Dilihat dari luka yang dialami gadis yang tercatat sebagai anggota klub motor XTC DPC Subang tersebut, dipastikan jika dia telah jadi korban pembunuhan. Namun sudah dua minggu berlalu, polisi masih terus berupaya memecahkan kasus yang sempat membuat geger ini.